ENAK YAA JADI KAMU..

 Oke.. Bismillah.. Kali ini saya akan sedikit membahas keresahan yang saya rasakan saat berinteraksi dengan orang-orang sekitar..

Kita memang tidak bisa memilih dari rahim mana kita dilahirkan.. Tapi kita bisa memilih tujuan hidup seperti apa yang kita inginkan, gaya hidup seperti apa yang ingin kita terapkan... Ada yang lahir dari rahim kalangan konglomerat, artis, pejabat, PNS, hingga rakyat biasa. Kita juga bisa memilih tujuan hidup kita yang bersifat ‘semu’ , karena pada hakikatnya tujuan hidup kita yang sebenarnya adalah ‘kematian’ yaa..

Balik lagi ke topik.. Jadi kita bisa memilih tujuan hidup kita yang semu itu.. mau jadi pebisnis, insinyur, dokter dan sebagainya. Kita juga bisa memilih gaya hidup seperti apa yang ingin kita terapkan.. Mau sederhana, hedon, atau biasa-biasa saja itu pilihan.

Tapi pernah ga sih.. pas kita lagi cerita atau ngobrol ringan dengan teman atau kerabat.. terus lawan bicara kita bilang gini “enak yaa jadi kamu.. punya privilege anak pns gajinya gede.. kalau aku jadi kamu.. aku bakal bla..bla..bla.. dan sebagainya” atau pas kita lagi scroll medsos atau nonton tv ada salah satu anak artis terkenal diliput oleh media terus kita ngomong gini “enak yaa jadi anak artis punya uang banyak.. endorsan dimana-mana.. hidupnya tinggal ongkang-ongkang kaki doang di rumah”.

Gini yaa.. Jadi menurut saya.. semua orang itu punya previlegenya masing-masing, dan dimana ada privilege disitulah ada beban yang mesti kita pikul. Misal ada anak seorang dosen, dia punya privilege karena jika ada tugas bisa bertanya kepada orangtuanya. Akan tetapi, dibalik privilegenya itu terdapat beban yang mesti dipikulnya. Tanpa disadari dia harus lebih baik dari orangtuanya.. Minimal sama dengan orangtuanya.. dalam hal karir..

Kalau kita lahir dari kalangan yang biasa-biasa saja previlege yang kita punya adalah tidak memiliki beban seberat mereka yang terlahir dari kalangan konglomerat.. Jadi intinya tentang bagaimana kita mensyukuri apa yang kita miliki.. dan jangan membanding-bandingkan diri dengan orang lain.. Karena pada hakikatnya kita sendirilah yang tau bagaimana kemampuan diri kita dan masalah yang kita hadapi seperti apa..

saya pernah nemu kutipan yang bilang gini:

Tidak ada manusia yang baik-baik saja di dunia ini. Semua sedang berjuang dengan ujiannya masing-masing”.

Jadi, kalau ada orang yang bilang “Enak yaa jadi kamu..” atau “Kalau aku jadi kamu aku bakalan bla..bla..bla..” Jangan terlalu dihiraukan karena mereka tidak tahu apa masalah yang sedang kita hadapi..

Semoga bacaan ini bisa bermanfaat yaa buat penulis dan pembaca.. 😉

Comments

Popular Posts